3 Tempat Belanja Terkenal di Yogyakarta

3 Tempat Belanja Terkenal di Yogyakarta

Seperti daerah lainnya di Indonesia, Yogyakarta juga memiliki kawasan belanja yang tekenal dan selalu ramai dikunjungi oleh para pelancong dari berbagai daerah di Indonesia. Di kawasan ini para wisatawan bisa menemui berbagai macam barang dagangan khas Yogyakarta dari yang harganya murah meriah hingga harganya selangit tergantung jenis dan kualitas barang yang ada. Tempat-tempat tersebut antara lain: Malioboro, Pasar Beringharjo, Pasar Klitikan, Pasar Seni Gabusan dan masih banyak lainnya. Berikut penjelasan singkat mengenai tempat-tempat yang biasanya diserbu oleh para pelancong yang bisa menjadi referensi paket wisata murah di Jogja.

  1. Malioboro

Jalan atau Kawasan Malioboro adalah salah satu pusat keramaian dan bisnis Kota Yogyakarta. Tempat ini merupakan destinasi yang harus dikunjungi para wisatawan karena banyak sekali hal menarik yang bisa ditemui di kawasan ini. Banyak wisatawan yang menikmati kegiatan berjalan sepanjang beberapa kilometer untuk menikmati kawasan ini. Bagi wisatawan yang hobi belanja, Malioboro adalah surganya. Berbagai macam barang dagangan ditawarkan di sepanjang jalan. Berbagai macam toko berderat disepanjang  jalan menawarkan produk-produknya. Kawasan ini juga diramaikan oleh pedagang asongan dan kaki lima yang berjualan di pinggir trotoar. Wisatawan bebas memilih barang-barang yag ingin di beli atau sekedar melihat-lihat saja.

  1. Pasar Beringharjo

Tempat belanja terkenal selanjutnya dalah Pasar Beringharjo yang merupakan pasar tertua dan terbesar di Yogyakarta. Di pasara ini ratusan bahkan ribuan pedagang menjual berbagai barang dagangan mereka. Setiap harinya juga ribuan pembeli datang dan membeli bahkan memborong barang-barang yang ada di pasar ini. Di Pasar Beringharjo terdapat berbagai macam barang sehingga wisatawan bisa memilih berbagai macam barang dagangan yang diinginkan. Di bagian depan pasar, tepatnya di depan pintu masuk wisatawan dapat membeli makanan khas Yogyakarta seperti pecel, es dawet dan lain sebagainya. Memasuki dalam pasar maka akan terlihat los-los pedangang batik yang berjejer di sepanjang lorong. Beraneka macam batik dengan harga yang bervariasi bisa di temui dan bisa dibeli di tempat ini. Lebih kedalam, terdapat berbagai pedagang aksesoris dan juga tas khas Yogyakarta. Jika ingin mencari kaos, bisa didapatkan di lantai dua yang menjadi pusat pedagang kaos khas Yogyakarta.

  1. Pasar Klitikan

Pasar Klitikan sebenarnya tidak berbeda dengan pasar-pasar kebanyakan hanya yang membedakannya adalah barang-barang yang diperdagankan di pasar ini unik dan berbeda dari pasar kebanyakan. Di pasar ini barang yang diperdagangan rata-rata merupakan barang bekas atau barang antik, jadi bisa dikatakan pasar ini adalah pusatnya barang bekas di Yogyakarta. Di pasar ini para pemburu barang antik bisa mencari berbagai macam benda-benda antik seperti lensa, kamera, kaset, handphone, piringan hitam, jam, dan lain sebagainya. Selain itu tempat ini juga menjual berbagai macam onderdil kendaraan baik bekas maupun baru. Helm bekas juga dijual di sini. Selain itu dibagian belakang pasar, banyak pedagang pakaian bekas maupun baru.

Demikan penjelasan mengenai kawasan belanja paling populer di Yogyakarta. Masih banyak tempat-tempat populer lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat berbelanja di kala berlibur di Yogyakarta.

 

Tips dalam Menyewa Bus Pariwisata di Jogja

Tips dalam Menyewa Bus Pariwisata di Jogja

Berbagai macam perusahaan rental bus pariwisata hadir di Jogja. Semua ini disebabkan oleh banyak permintaan akan sewa bus pariwisata yang ada di daerah ini. Tingginya permintaan akan sewa bus pariwisata dikarenakan Yogyakarta menjadi salah satu pusat pariwisata di Indonesia. Setiap harinya ratusan bahkan ribuan wisatawan datang sehingga membutuhkan armada bus yang mampu membawa banyak wisatawan. Dengan adanya banyak perusahaan penyedia sewa bus pariwisata membuat wisatawan tidak perlu khawatir akan kesulitan saat akan menyewa bus pariwisata. Namun bagi yang belum pernah menyewa berikut tips dari kami saat akan sewa bus murah di Jogja:

  1. Cari info lengkap soal rental bus di Jogja

Hal pertama yang dilakukan saat akan menyewa rental bus adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai rental-rental mobil yang ada di Jogja. Informasi mengenai sewa bus bisa dicari di internet atau di surat kabar. Dengan mengunakan fasilitas internet maka akan mempermudah Anda saat mencari rental bus yang ada di Jogja. Cukup dengan mengetik “sewa bus Jogja” di mesin pencari maka daftar rental bus akan keluar. Selain itu ceklah reputasi rental tersebut apakah bisa dipercaya atau tidak. Anda dapat menghubungi rental tersebut dan menanyakan mengenai harga sewa dan lain sebagainya.

  1. Pastikan jenis bus yang akan Anda sewa

Langkah selanjutnya adalah pastikan jenis bus yang akan Anda sewa. Terdapat berbagai macam bus bisa Anda sewa di rental mobil di Jogja. Belum lagi setiap rental bus memiliki jenis bus yang berbeda kapasitas dan karoseri. Tentu saja semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi pastikan bus jenis apa yang ingin Anda sewa agar tidak kecewa dan menganggu saat diperjalanan.

  1. Tanyakan mengenai harga sewa bus

Tip terakhir yang tidak kalah penting adalah jangan lupa menanyakan mengenai harga sewa bus kepada pihak penyedia jasa sewa bus. Walau sudah tertera di website namun tidak ada salahnya jika Anda tetap menanyakan harga sewa kendaraan ini. Karena Anda bisa nego mengenai harga tarif sewa mobil. Selain itu tanyakan juga mengenai hak dan kewajiban Anda selama masa sewa agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Demikan tips menyewa kendaraan mobil rental di Jogja dari kami. Masih banyak tips-tips lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga penjelasan kami di atas bisa berguna dan bisa menjadi tambahan referensi bagi Anda saat akan menyewa kendaraan ini di Jogja.

5 Gudeg Paling Populer di Jogja

5 Gudeg Paling Populer di Jogja

Setiap daerah memiliki makanan khas yang menjadi keunikan dari daerah tersebut, termasuk juga dengan Jogja. Daerah ini mempunyai banyak kuliner khas yang tersebar di setiap kawasan antara gudeg, bakpia, geplak, dan masih banyak lagi. Gudeg merupakan makanan yang menjadi incaran wisatawan saat berwisata di Jogja. Makanan ini terbuat dari buah nangka muda yang dimasak mengunakan santan merupakan  kuliner yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kota ini. Gudeg begitu terkenal di Jogja hingga kota ini pun dijuluki Kota Gudeg. Di sini gudeg bisa dinikmati di sepanjang waktu dari pagi hingga malam hari dantidak hanya itu makanan ini bisa ditemui di semua kawasan Jogja baik di warung atau pun di pinggir-pinggir jalan. Banyaknya penjual gudeg membuat para pedagang gudeng pun berinovasi untuk menarik para pelanggan. Oleh sebab itu para penjual gudeg di Jogja memiliki ciri khas yang berbeda sehingga masyarakat bisa mencicipinya tanpa merasa bosan. Berikut kami rangkumkan gudeg-gudeg yang populer yang ada di Jogja yang bisa menjadi pilihan saat tour di Jogja:

  1. Gudeg Yu Jum

Bisa dikatakan Gudeg Yu Jum merupakan gudeg paling populer di Jogja. Masyarakat awam biasanya hanya mengetaui Gudeg Yu Jum jika ditanyai mengenai gudeg. Itu merupakan bukti betapa terkenalnya gudeg ini. Gudeg Yu Jum memiliki rasa manis dan gurih ini memiliki banyak cabang yang tersebar di Jogja dan sekitarnya. Hal itu menandakan bahwa gudeg yang telah diwariskan turun-temurun selama 4 generasi ini begitu disukai oleh masyarakat, baik masyarakat Jogja maupun mayarakat dari luar Jogja.

  1. Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad

Selanjutnya  gudeg yang tidak kalah populer di Jogja adalah Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad. Warung gudeg ini telah berdiri sejak tahun 1950 dan masih bertahan hingga sekarang. Gudeg yang dihidangkan di warung ini berbeda dengan gudeg lainnya yaitu agak basah dengan krecek yang tidak terlalu pedas dan ayamnya yang empuk. Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad terkenal dengan slogan “Terkenal Karena Rasanya” ini diminati oleh para wisatawan yang datang ke Jogja.

  1. Gudeg Pawon

Gudeg Pawon saat ini menjadi favorit dan incaran para penikmat kuliner. Gudeg ini sangat unik karena hanya buka di malam hari dan makannya di dalam pawon atau dapur. Gudeg Pawon cenderung basah dan lebih gurih dan pedas dibandingkan gudeg-gudeg lainnya. Gudeg ini buka pukul 22.00 dan biasanya sudah habis 23.00 karena begitu banyak penikmatnya.

  1. Gudeg Yu Narni

Gudeg Yu Narni terletak di Jl. Kaliurang Km. 4,5, Karangasem CT III/19, Yogyakarta yang merupakan kawasan gudeg di Jogja selain itu lokasinya dekat Gudeg Yu Jum dan Gudeg Mbarek Bu Hj. Ahmad. Gudeg ini sangat lezat sehingga tidak kalah laris dengan kedua gudeg tersebut. Gudeg Yu Narni hampir sama dengan Gudeg Yu Jum yaitu berupa gudeg kering dan tersaji di atas piring bambu dengan alas kerta coklat dan daun pisang.

  1. Gudeg Bu Tjitro

Gudeg Bu Tjitro berdiri sejak tahun 1925 ini terkenal di kalangan pengemar gudeg kering. Ciri khas dari gudeg ini adalah gudegnya yang kering. Gudeg Bu Tjitro dihidangkan bersama dengan buntil daun pepaya, sambal krecek, dan juga tempe. Sebagai lauk pendamping biasanya berupa opor ayam dan telur dan jangan lupa sambal. Gudeg ini menjadi pilihan banyak pengusaha travel karena mampu menampung hingga 300 tamu sekaligus.

Demikan penjelasan singkat mengenai gudeg-gudeg paling populer di Jogja. Masih banyak gudeg-gudeg lainnya yang ada akan kami bahas di lain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan referensi saat berkunjung di Jogja.

 

3 Oleh-oleh Khas dari Yogyakarta

3 Oleh-oleh Khas dari Yogyakarta

Saat berwisata di Yogyakarta tidak lengkap jika tidak membeli oleh-oleh untuk keluarga, tetangga atau rekan kerja. Walau bukan suatu yang wajib, membeli oleh-oleh seakan sudah menjadi ritual yang harus dilakukan jika berwisata di suatu tempat, begitu pula saat berwisata di Yogyakarta. Sebagai salah satu tempat wisata populer yang ada di Indonesia, Yogyakarta memiliki banyak barang yang bisa digunakan sebagai oleh-oleh baik berupa souvenir, baju maupun makanan. Berikut oleh-oleh yang bisa dapatkan dan dibeli saat berlibur di yogyakarta

  1. Bakpia

Makanan khas Jogja ini merupakan makanan yang menjadi ikon di daerah ini. Bakpia terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula, yang dibungkus dengan tepung, lalu dipanggang. Makanan ini menjadi oleh-oleh yang wajib dibeli oleh para wisatawan untuk diberikan kepada keluarga atau rekan kerja. Makanan ini menjadi promadona karena memiliki memiliki rasa yang enak dan bervariasi sehingga wisatawan bisa memilih sesuai selera mereka. Selain itu makanan ini juga tahan lama, bakpia bisa bertahan hingga 3-4 hari dan bisa lebih lama lagi jika di taruh di lemari es.

  1. Gudeg

Selain bakpia, gudeg juga merupakan salah satu makanan khas yang berasal dari Yogyakarta. Gudeg yang terbuat dari olahan buah nangka muda ini dapat dijumpai di seluruh penjuru kota dan bisa dinikmati sepanjang hari dari pagi hingga malam. Oleh sebab itu banyak wisatawan menjadikan makanan ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga mereka atau rekan mereka agar bisa mencici kelezatan makanan ini. Untuk oleh-oleh terdapat gudeg kering yang lebih direkomendasikan karena lebih tahan lama dan tidak mudah basi. Selain itu seiring dengan perkembangan tehnologi, saat ini terdapat gudeg kalang yang lebih efisien dan higienis yang memudahkan wisatawan untuk membawanya sebagai oleh-oleh.

  1. Batik

Kerajinan satu ini merupakan salah satu oleh-oleh yang bisa dibeli di Yogyakarta. Sebagai salah satu kota penghasil batik, Yogyakarta memiliki berbagai macam batik dengan corak yang khas dan berbeda dengan daerah lainnya. Wisatawan yang datang ke Jogja khususnya ibu-ibu biasanya menyukai oleh-oleh batik. Selain bisa dipakai sendiri, batik juga bisa dipakai dalam durasi yang lama sehingga cocok bila dijadikan oleh-oleh. Yang ingin membeli batik bisa datang ke Pasar Beringharjo atau dapat mencarinya di kawasan Malioboro yang mana terdapat banyak toko menjual berbagai macam jenis batik.  Berbagai jenis batik ada di sini dengan harga yang bersahabat.

Demikan penjelasan mengenai beragam oleh-oleh yang ada di Yogyakarta dari kami. Tentu saja masih banyak lagi oleh-oleh yang bisa dibeli saat berlibur di tempat ini dan kami akan membahasnya lain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat ingin membeli oleh-oleh saat wisata murah di Jogja.

Keuntungan Menyewa Toyota Hiace Saat di Jogja

Keuntungan Menyewa Toyota Hiace Saat di Jogja

Setiap harinya Jogja selalu kedatangan “tamu” ratusan bahkan ribuan orang yang datang dari luar daerah baik melalui Bandara AdiSucipto, Stasiun Tugu atau Lempuyangan dan juga Terminal Giwangan. Tak pelak hal tersbut membuat mereka membutuhkan kendaraan untuk mempermudah kegiatan mereka selama di Jogja. Terdapat beberapa pilihan kendaraan dari city car, minibus, hingga bus. Untuk rombongan besar tentu lebih nyaman jika sewa bus di Jogja. Namun jika rombongannya berjumlah 15 orang maka lebih nyaman menyewa mobil minibus. Salah satu kendaraan yang sering digunakan dan disewa oleh para pengunjung adalah Toyota Hiace. Kendaraan ini menjadi favorit karena nyaman dan memiliki kapasitas yang cukup banyak. Di artikel ini kami akan membahas mengenai keuntungan menyewa Toyota Hiace saat berkendara di Jogja.

  1. Kapasitasnya Cukup Besar

Toyota Hiace maksimal memiliki kapasitas hingga 16 penumpang termasuk sopir. Hal tersebut tentu menjadi pilihan bijak bagi mereka yang rombongannya berjumlah hingga 16 orang. Untuk kenyamanan, kendaraan ini bisa dibuat berkapasitas 8-10 orang agar lebih nyaman saat berkendara jarak jauh. Dibandingakan dengan kendaraan sejenis, Hiace memiliki keungulan di kursi jok bagian belakang yang mana bisa dilipat dan diikat keatas sehingga bisa digunakan untuk menaruh barang bawaan.

  1. Irit dan Hemat

Dengan menyewa Toyota Hiace tentu lebih irit dibandingakan dengan menyewa bus atau menyewa beberapa kendaraan berkapasitas kecil. Dengan kapasitasnya hingga 16 orang tentu bisa biaya sewanya tidaklah besar jika dibagi berenambelas. Selain itu dengan mesin yang standar EURO-2 tentu saja lebih irit bahan bakar sehingga jika Anda menyewa mobil ini tidak perlu khawatir akan masalah bahan bakar.

  1. Nyaman

Keuntungannya adalah kendaraan ini nyaman dikendarai dan juga ditumpangi. Toyota Hiace dibuat untuk menberikan rasa nyaman kepada para penumpangnya. Hal itu perlu karena kenyamanan menjadi hal terpenting dalam kendaraan. Dengan kabin yang luas dan tinggi membuat penumpang tidak merasa berdesak-desakan walau kendaraan ini diisi penuh. Selain itu kendaraan ini juga tidak bisang karena dipasamg alat kedap suara di mesin dan juga di kabin yang menambah kenyamanan para penumpang.

  1. Aman

Selanjutnya mengenai masalah keamanan, kendaraan ini juga fokus dimasalah tersebut dengan adanya anti-lock brake system dan Brake Assist. Kedua hal tersebut membuat mobil ini bisa mengerem dengan tepat dan dapat mencegah penguncian saat pengemudi secara tiba-tiba harus menginjak rem. Keamanan dari kendaraan ini disempurnakan dengan adanya sabuk pengaman di setiap kursi dan juga air bag yang berada di depan.

  1. Bisa Menjangkau Semua Objek Wisata

Dengan mengunakan Toyota Hiace untuk keperluan wisata maka penumpang bisa menjangkau objek-objek wisata yang tidak bisa dilalui oleh bus pariwisata. Beberapa tempat di Jogja tidak bisa disinggai oleh kendaraan jenis bus seperti keraton atau Tamansari, dengan mengunakan kendaraan ini maka akses menuju tempat wisata lebih mudah.

Demikan keuntungan jika Anda menyewa Toyota Hiace saaat di Jogja. Masih banyak keuntungan-keuntungan lainnya yang akan akan kami bahas dilain waktu. Semoga penjelasan kami di atas bisa berguna dan bisa menjadi tambahan referensi bagi Anda saat akan menyewa Toyota Hiace di Jogja.

4 Makanan Khas Bantul, Jogja Yang Populer

4 Makanan Khas Bantul, Jogja Yang Populer

Setiap derah memiliki ciri khasnya masing-masing termasuk dalam hal kuliner. Di Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta selain memiliki tempat-tempat wisata yang indah seperti Pantai Parangtritis, Puncak Mangunan, Makam Raja Mataram Imogiri ternyata juga memiliki makanan yang tidak kalah enak dan unik jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Makanan tersebut antara lain sate klatak, mie lethek, wedang uwuh, geplak, peyek tumpuk, sayur brongkos, sambel welut dan masih banyak lagi makanan khas lainnya. Semua makanan dari Bantul tersebut memiliki cita rasa yang unik dan tentu saja. Di artikel ini kami akan membahasnya secara singkat mengenai makanan khas yang bisa dinikmati saat melakukan paket wisata di Jogja khususnya di Bantul:

  1. Sate Klatak

Makanan paling populer yang berasal dari Bantul adalah Sate Klatak. Sate ini merupakan sate kambng yang dioleh secara unik sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dan tentu saja lezat. Yang menjadi keunikan dari sate ini adalah saat pengelohannya yang mana tusuk sate yang digunakan adalah besi dari jari-jari sepeda bukan mengunakan lidi atau kayu seperti sate pada umumnya. Dengan mengunakan jari-jari tersebut maka akan menghasilkan daging kambing yang matang hingga ke dalam-dalam. Keunikan selanjutnya adalah jumlah tusuk sate yang disajikan hanya berjumlah dua buah. Walau begitu pembeli tidak akan menyesal telah membeli makanan ini karena makanan ini sangat lezat. Sate Klatak ini bisa di nikmati di kawasan Imogiri Bantul, warung sate klatak paling terkenal adalah Warung Sate Klatak Pak Pong yang selalu dipenuhi pembeli.

  1. Mie Lethek

Makanan khas selanjutnya yang bisa ditemui di Bantul adalah Mie Lethek. Mie ini merupakan kombinasi dari tepung tapioka dan gaplek atau tepung singkong. Hasil dari kombinasi kedua bahan tersebut menghasilkan sebuah mie yang tampak kotor atau lethek.  Oleh sebab itu makanan ini disebut dengan Mie Lethek. Mie ini biasanya diolah dengan cara direbus atau digoreng. Untuk olahan rebus mie ini mempunyai rasa yang sedikit pedas dan menyegarkan. Makanan ini akan tambah nikmat jika dilengkapi dengan suwiran ayam, seledri, atau telur rebus. Sedangkan untuk olahan goreng, rasa yang dihasilkan cenderung manis kareana tambahan kecap dimakanan ini.

  1. Wedang Uwuh

Selain makanan, Bantul juga memiliki minuman khas yaitu Wedang Uwuh. Wedang Uwuh aslinya berasal dari Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Minuman ini adalah minuman herbal yang telah terbukti baik bagi tubuh. Jika dilihat sekilas, minuman ini tampak seperti minuman yang kotor karena banyak terdapat dedaunan herbal yang dimasukkan di dalam gelas. Cara penyajiannya cukup sederhana, daun herbal yang telah disiapkan kemudian ditaruh didalam sebuah wadah kemudian disedu dengan air panas dan jadilah minuman yang segar dan menyehatkan ini. Minuman ini bisa didapatkan di kawasan Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri.

  1. Geplak

Selanjutnya makanan khas dari Bantul adalah geplak. Makanan ini terbuat dari campuran kelapa muda, gula Jawa dan tepung beras atau tepung beras ketan. Rasa yang dihasilkan dari olahan ini adalah rasa manis. Rasa yang manis menjadikan geplak disukai oleh banyak orang. Tidak hanya itu makanan ini juga mengandung gizi yang tinggi. Geplak bisa didapatkan di toko oleh-oleh sepanjang Jogja.

Demikan penjelasan singkat mengenai makanan khas Bantul. Masih banyak makan-makanan khas lainnya yang tidak kalah enak dan lezat yang akan kami bahas di lain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan referensi saat berkunjung ke Bantul.

5 Mal Paling Populer  di Yogyakarta

5 Mal Paling Populer  di Yogyakarta

Sebagai kota pelajar sekaligus kota pariwisata, perekonomian Jogja berkembang dengan pesat sehingga banyak investor yang menanamkan uangnya di kawasan ini. Berbagai macam investasi dibangun atau dibuka, mulai dari perumahan, rumah makan, toko, hingga mal. Beberapa tahun belakangan, beberapa buah mal dibangun dan menghiasi Kota Jogja dan sekitarnya. Para investor seakan-akan berlomba untuk membangun untuk membangun mal. Saat ini terdapat beberapa buah mal yang ada di Jogja, Mal-mal ini menjadi tujuan wisata bagi warga lokal maupun dari luar daerah sehingga selalu dipenuhi oleh wisatawan apalagi saat akhir pekan atau liburan. Mal-mal tersebut tentu saja menambah daya tarik bagi Jogja. Apa saja mal-mal yang ada di Jogja? Berikut penjelasan dari kami:

  1. Malioboro Mall

Malioboro Mal merupakan mal pertama yang ada di Jogja. Mal ini dibangun pada tahun 1993. Lokasi mal ini sangat strategis yaitu berada di kawasan Jl. Malioboro tepatnya di Jl. Malioboro 52-58, Yogyakarta. Oleh sebab itu mal ini selalu ramai dikunjungi oleh warga Jogja maupun wisatawan dari luar daerah yang ingin berkeliling di mal ini. Malioboro Mal memiliki banyak fasilitas seperti supermarket, toko buku, pusat fashion, sport station, kuliner, dan sebagainya. Berbagai macam tenant terkenal juga tersedia di mal ini. Para wisatawan yang berkeling Malioboro umumnya singgah ke mal ini untuk beristirahat atau mengisi perut mereka.

  1. Galeria Mall

Setelah Malioboro Mal, mal kedua yang dibangun di Yogyakarta adalah Galeri Mal atau terkenal dengan sebutan Gale. Mal ini terletak di Galeria Mall terletak di Jl. Jend Sudirman 99-101 Jogja, antara jalan solo dan Tugu Jogja. Lokasinya cukup strategis karena dekat dengan Universitas Gajah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta sehingga membuat Gale ini selalu ramai didatangi oleh para pengunjung yang umumnya para mahasiswa. Gale buka mulai pukul 10.00 – 21.00 WIB (Senin – Jumat) dan pukul 10.00 – 21.30 WIB (Sabtu – Minggu). Sama seperti mal-mal lainnya, Galeria Mal juga terdapat banyak vendor-vendor ternama mulai dari fashion, kuliner hingga barang-barang elektronik.

  1. Ambarukmo Plaza

Ambarukmo Plaza atau bisa di sebut Amplaz ditasbihkan sebagai pusat perbelanjaan paling populer di Yogyakarta. Amplaz berada di Jl. Laksa Adi Sucipto atau Jl. Solo dekat dengan kampus UIN Sunan Kalijaga. Lokasi mal yang berada di pinggir jalan protokol membuat mal ini selalu dipenuhi oleh para pengunjung. Amplaz diklaim sebagai pusat tren yang ada di Jogja. Banyak pengunjung yang datang untuk berbelanja atau sekedar berkeliling mal. Banyak juga yang bersantai di depan mal sembari menikmati ramainya jalanan Jogja. Amplaz sendiri terdiri dari 7 lantai yang berisi berbagai macam vendor seperti supermarket, toko buku, pusat fashion, sport station, kuliner, dan juga bioskop. Mal ini juga memiliki memiliki area parkir yang sangat luas dan dapat menampung sebanyak 400 mobil dan 1500 sepeda motor.

  1. Jogja City Mal

Jogja City Mal merupakan mal terbesar kedua di Jogja. Mal ini dibangun di Jl. Magelang Km. 6 No. 18, Sleman, Yogyakarta. Mal ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh mal lainnya yaitu konsep bangunannya yang mengunakan arsitektur Romawi dengan bangunan fasade dengan pilar tinggi yang khas Romawi, dengan interior budaya Jawa yang berupa tegel-tegel kunci dan railing khas Keraton Yogyakarta.

  1. Hartono Mal

Hartonoo Mal merupakan mal terbesar di Jogja. Mal ini dibangun di Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta. Mal ini merupakan mal terbaru yang ada di Jogja. Walau masih baru, mal ini selalu ramai dikunjungi oleh warga. Banyaknya event yang diselengarakan di mal ini membuat orang tertarik untuk mengunjungi mal ini. Hartono Mal dilengkapi oleh vendor dan tenant yang terkenal. Selain itu mal ini juga memiliki area parkir yang luas.

Demikan penjelasan mengenai mal-mal yang ada di Yogyakarta. Masih banyak mal-mal lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat berbelanja di kala tour di Jogja. Untuk menuju lokasi bisa menyewa berbagai macam kendaraan seperti Avanza dan jika rombonganya cukup banyak bisa sewa Elf murah di Jogja.

 

5 Tips Liburan di Yogyakarta

5 Tips Liburan di Yogyakarta

Yogyakarta atau Jogja merupakan salah satu destinasi wisata yang disukai oleh masyarakat di Indonesia. Daerah istimewa ini menjadi daya tarik bagi para pelancong yang ingin menghabiskan waktu liburan mereka. Mereka datang dan mengunjungi berbagai macam objek wisata yang ada di kota pelajar ini. Berbagai macam tempat wisata bisa dikunjungi dari mulai wisata alam hingga wisata seni dan budaya, alam dan juga wisata kuliner, semuanya tersedia di kawasan ini. Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung tentu perlu persiapan agar kegiatannya dapat berjalan dengan lancar dan tanpa halangan. Oleh sebab itu maka kami akan memberikan tips kepada Anda sebagai informasi selama berwisata di Yogyakarta.

  1. Perhatikan Kondisi Tubuh

Pastikan Anda dalam kondisi sehat dan prima saat berwisata di Yogyakarta. Hal ini diperlukan karena tempat wisata yang populer di Yogyakarta umumnya cukup menguras tenaga. Contohnya adalah saat berwisata ke Candi Borobudur, wisatawan harus berjalan cukup jauh dan serta harus mendaki tangga candi yang memiliki cukup tinggi dan curam yang akan membuat para wisatawan akan banjir keringat. Belum lagi wisatawan harus berjalan melewati pasar seni untuk menuju pintu keluar yang akan menguras banyak tenaga.

  1. Bawa Obat-obatan

Tips lainnya adalah jangan lupa membawa obat-obatan pribadi Anda untuk berjaga-selama diperjalanan. Banyak wisatawan yang kelelahan setelah beraktifitas di tempat wisata khususnya saat sehabis berwisata di pantai-pantai Gunung Kidul. Setelah mereka puas bermain di pantai, wisatawan harus menghadapi rute pulang yang panjang dengan jalan yang berkelok-kelok serta naik turun. Hal ini menyebabkan banyak wisatawan yang fisiknya menurun dan perlu penangan cepat khususnya bagi yang sudah lanjut usia dan anak-anak. Oleh sebab itu jangan lupa membawa obat-obatan.

  1. Sewa Mobil

Saat berlibur di Yogyakarta dalam rombongan baik besar maupun kecil sebaiknya menyewa kendaraan agar kegiatan berwisata bisa lebih efisien dan juga praktis. Dengan menyewa mobil, wisatawan bisa mengunjungi objek wisata yang tidak terjangkau oleh kendaraan umum. Selain itu sang pengemudi juga bisa menjadi pemandu sehingga perjalanan akan lebih lancar. Banyak tempat penyewaan mobil yang ada di kota ini sehingga Anda tidak perlu khawatir jika ingin menyewa kendaraan saat berwisata di Yogyakarta. Bagi rombongan sedang bisa sewa elf di Jogja untuk mempermudah kegiatan mereka.

  1. Susun Jadwal / Itinerary

Tips yang tidak kalah penting adalah susun jadwal perjalanan sabaik mungkin agar berwisata lebih efisien. Banyak wisatawan yang tidak paham lokasi wisata yang ada di Yogyakarta. Dengan hanya mengandalkan google map, mereka seakan tahu kondisi yang sebenarnya padahal belum tentu semuanya benar. Banyak wisatawan bahkan mengambil rute wisata yang arahnya berlawanan yang hanya menghabiskan waktu di jalan. Oleh kerena itu susun sebaik mungkin tempat-tempat wisata yang ingin dikunjungi agar tidak hanya capek di jalan.

  1. Hati-hati Saat Menyewa Becak

Saat berwisata ke Jogja banyak wisatawan yang memanfaatkan moda transportasi berupa becak untuk mengantarkan mereka ke tujuan. Satu tips buat Anda adalah hati-hatilah saat akan menyewa kendaraan ini. Beberapa oknum pengemudi becak akan menawarkan harga yang murah untuk mengantarkan wisatawan ke tempat-tempat seperti Malioboro tapi nanti diperjalanan mereka akan memutar-mutar terlebih dahulu dan pada akhirnya mereka akan meminta bayaran yang lebih dari kesepakatan semula. Langkah terbaik saat akan menyewa becak adalah dengan membayarnya di depan sehingga pengemudi becak tidak akan berbuat nakal.

Demikan tips berwisata di Yogyakarta dari kami. Masih banyak lagi tips yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat akan melakukan paket tour di Jogja.

 

3 Pasar Unik  di Yogyakarta

3 Pasar Unik  di Yogyakarta

Setiap daerah atau wilayah memiliki hal-hal unik dan menarik yang menjadi ciri khas dari wilayah mereka. Keunikan itu bermacam-macam, ada tempat wisata yang unik atau pasar yang unik. Hal yang sama juga terdapat di Jogja. Terdapat 3 pasar yang unik dan khas Jogja yaitu Pasar Senthir, Pasar Klitikan dan PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias). Ketiga pasar tersebut sangat unik dan terdapat di Jogja. Banyak wisatawan dari luar daerah yang penasaran sehingga datang ke pasar ini. Apa saja keunikan dari pasar-pasar ini? Berikut penjelasan singkat dari kami yang bisa menjadi paket tour murah di Jogja:

  1. Pasar Senthir

Pasar Senthir merupakan salah satu pasar unik yang ada di Jogja. Pasar ini sejatinya adalah sebuah pasar loak atau pasar barang bekas. Pasar ini memiliki sejarah yang panjang karena telah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Pasar ini hanya buka pada saat malam hari.Dulu para pedagang yang menjajakan barang dagangan dengan mengunakan senthir (alat penerangan tradisonal) sebagai penerangan selama di pasar. Saat ini penerangan senthir telah tidak digunakan lagi, digantikan oleh lampu penerangan. berbagai macam barang dagangan ditawarkan di pasar ini seperti spion kendaraan bermotor, sepatu bekas, baju bekas, handphone, uang kuno, berbagai onderdil kendaraan, dan masih banyak lagi. Lokasi pasar ini berada di kawasan Malioboro tepatnya di selatan Pasar Beringharjo. Pada malam hari kawasan ini selalu dipadati oleh orang baik mereka yang ingin membeli barang dagangan atau sebatas igin melihat-melihat saja.

  1. Pasar Klitikan

Pasar unik selanjutnya adalah Pasar Klitikan. Pasar ini bisa dikatakan versi modernnya Pasar Senthir. Pasar ini juga menjual beraneka ragam barang-barang bekas dan juga barang antik seperti senjata trasional, uang kuno, benda kuno, kamera dan lensa lama, handphone bekas maupun baru, dan lain sebagainya. Pasar ini berlokasi di kawasan Jl. HOS Cokroaminoto No. 84, Kuncen, Yogyakarta. Awalny Pasar Klitikan berada di Jl. Mangkubumi yang kemudian direlokasi di tempat yang baru yang sebelumnya merepakan pasar hewan. Saat ini di Pasar Klitikan pengunjung bisa menjumpai berbagai macam barang bekas tidak hanya baru tetapi juga barang baru. Pasar ini terkenal sebagai pusat onderdil di Jogja. Di bagian belakang banyak yang menjual baju bekas dan baru. Sedangkan di bagian depan banyak pedagang HP.

  1. PASTY

Pasar unik terakhir adalah PASTY yang merupakan singkatan dari Pasar Satwa dan Tanaman Hias yang ada di Yogyakarta. Pasar ini sebelumnya berada di kawasan Ngasem yang kemudian di pindahkan di JL. Bantul karena akan difungsikan sebagai tempat wisata. Setelah dipindahkan, pasar hewan ini lebih tertata dan lebih menarik paerhatian banyak orang. Di pasar ini dijual berbagai macam hewan dan juga tanaman hias. Berbagai macam hewan bisa ditemui di pasar ini mulai dari kucing, anjing, burung, ular, hamster, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu perlengkapan atau keperluan hewan juga bisa didapatkan seperti makanan, kandang dan juga obat-obatan. Di pasar ini juga menjual tanaman hias yang bisa ditemui di bagian utara pasar,

Demikanlah penjelasan mengenai pasar-pasar unik yang ada di Yogyakarta. Masih banyak pasar-pasar unik lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat berbelanja di kala berlibur di Yogyakarta. Untuk kesana wisatawan bisa menyewa kendaran seperti sewa elf di Jogja atau kendaraan seperti Avanza atau Innova.

 

5 Tips Berbelanja di Yogyakarta

5 Tips Berbelanja di Yogyakarta

Yogyakarta sebagai objek destinasi wisata utama di Indonesia tidak hanya menawarkan objek-objek wisata yang indah dan mempesona. Kota ini juga merupakan surga berbelanja bagi para wisatawan yang sedang berlibur. Bukan rahasia lagi kalau tempat-tempat belanja seperti Pasar Beringharjo dan Malioboro selalu dipenuhi oleh wisatawan yang berburu berbagai macam barang untuk oleh-oleh atau dipakai sendiri. Sama seperti tempat-tempat belanja lainnya di Indonesia, berbelanja di Jogja juga ada trik dan tipsnya agar pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga yang murah. Berikut tips berbelanja di Yogyakarta dari kami:

  1. Pakailah Bahasa Jawa

Tips pertama adalah gunakanlah bahasa Jawa saat menawar. Biasanya pedagang yang ada di Malioboro dan Oasar Beringharjo akan memberikan harga yang tinggi bagi wisatawan yang berasal dari luar daerah. Oleh karena itu pakailah bahasa Jawa saat akan menawar barang yang diinginkan. Jika Anda bukan orang Jawa dan tidak bisa bahasa Jawa, tidak usah khawatir cukup gunakan bahasa Jawa sederhana seperti “Piro mas?” “Isoh luwih murah? atau kalimat sederhana lainnya. Biasanya pedagang akan tertawa atau tersenyum dan jika beruntung Anda akan diberikan harga yang lebih murah.

  1. Wajib Menawar

Tips selanjutnya saat berbelanja oleh-oleh di Jogja adalah wajib menawar barang yang diinginkan. Di pasar atau sepanjang Jalan Malioboro, banyak sekali pedadang yang menjajakan barang dagangannya. Jika sudah menginginkan barang yang ingin dibeli, Anda harus berani menawarnya. Hal tersebut berlaku di semua tempat yang ada menjanjakan barang-barang khas Jogja seperti, Pasar Beringharjo atau di pasar seni di Borobudur dan Prambanan, serta di sepanjang trotoar Malioboro. Tawarlah setengah harga terlebih dahulu dan naikkanlah berlahan-lahan jika tidak berhasil.

  1. Telitilah Barang yang Akan Dibeli

Tips selanjutnya adalah telitilah saat membeli oleh-oleh atau barang khas Jogja lainnya. Hal ini harus dilakukan karena sering kali wisatawan mendapatkan barang-barang yang kualitasnya tidak baik yang diperdagangkan di kawasan perbelanjaan di Jogja. Barang yang diperdagangkan di Jogja umumnya telah dicampur jadi barang dengan kualitas jelek dan kualitas bagus menjadi satu Pastikan barang dagangan yang diinginkan kualitasnya baik dan sesuai dengan yang Anda inginkan agar tidak kecewa dikemudian hari..

  1. Tidak Perlu Ngotot

Saat berbelanja di kawasan perbelanjaan Anda tidak perlu ngotot. Jika Anda telah mendapatkan barang yang Anda ingin beli tawarlah dengan sebaik mungkin. Jika saat proses tawar-menawar ternyata Anda tidak cocok dengan harganya maka Anda bisa berpindah kelain tempat karena di kawasan ini banyak penjual yang menawarkan barang yang sama. Oleh karena itu tidak usah terlalu ngotot dan nikmatilah kegiatan berbelanja Anda di Jogja sebaik mungkin.

  1. Jangan Berlebihan

Tips terakhir dari kami adalah, jangan berlebihan saat berbelanja di Jogja. Belilah barang yang sekiranya seusia dengan keinginan Anda. Banyak wisatawan yang lupa diri saat berbelanja di pasar sehingga mereka kesulitan dalam menyusun dan membawa membawa barang dagangan mereka. Bahkan banyak yang kelebihan muatan di bandara dikarenakan oleh-oleh ini. Oleh sebab itu bijaklah dalam berbelanja dan jangan berlebih-lebihan.

Demikan penjelasan singkat dari kami mengenai tips bebelanja saat berlibur di Yogyakarta. Masih banyak tips-tips lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat melakukan paket wisata di Jogja.