Pantai-Pantai yang Populer di Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai-Pantai yang Populer di Gunung Kidul, Yogyakarta

Pantai-Pantai yang Populer di Gunung Kidul, Yogyakarta

Saat ini banyak pantai-pantai yang dikembangkan potensinya oleh perintah daerah Kabupaten Gunung Kidul. Beberapa tahun belakangan masyarakat umunya hanya mengenal beberapa buah pantai saja seperti  Pantai Baron, Pantai Kukup dan Pantai Krakal. Berkat populernya media sosial membuat pantai yang sebelumnya tidak dikenal banyak orang menjadi popular karena banyak wisatawan yang menjadi foto-foto mereka sebagai promosi gratis sehingga banyak orang yang penasaran dan memutuskan untuk berwisata di pantai-pantasi seperti Pantai Pok Tunggal, Pantai Sepanjang, Pantai Watu Kodok, Pantai Jogan, Pantai Ngobaran,dan pantai lainnya. Berikut kami rangkum pantai-pantai baru tersebut sebagai tambahan informasi saat tour ke  Jogja.

  1. Pantai Pok Tunggal

Pok Tunggal diklaim sebagian orang sebagai salah satu pantai tercantik di Gunung Kidul. Pasir pantainya yang putih dan karang-karang yang berada bibir pantai membuat pantai ini sangat menarik dan berlahan menjadi destinasi popular bagi para wisatawan. Selain itu, pantai ini lokasinya berdekatan dengan pantai lainnya yaitu Pantai Indrayanti walaupun pantai ini baru popular beberapa tahun ini karena aksesnya yang lumayan sulit. Setelah pemda telah membuka akses jalan dan memperbaiki jalanan pantai ini menjadi sangat terkenal sehingga banyak wisatawan yang berbondong-bondong mengunjungi pantai ini.

  1. Pantai Sepanjang

Pantai Sepanjang pada awalnya bukanlah pantai yang menjadi pantai tujuan bagi para wisatawan. Mereka pada umumnya lebih memilih berwisata di pantai Baron atau Kukup atau sekalian menuju Pantai Indrayanti. Dulu, pantai ini relatif sepi dan hanya beberapa orang saja yang datang ke pantai ini. Sama seperti Pok Tunggal, setelah jalan diperbaiki dan berbagai fasilitas dibangun maka lambat laun pantai ini menjadi popular dan banyak wistawan yang berwisata ke pantai ini.

  1. Pantai Ngrenehan dan Ngobaran

Terdapat beberapa pantai indah yang terletak di Saptosari, Gunung Kidul. Pantai-pantai ini sering dilupakan dan tidak diketahui oleh banyak orang antara lain Pantai Ngrenehan dan Ngobaran. Padahal pantai-pantai ini sangat indah dan tidak kalau dengan pantai-pantai lainnya. Pantai Ngrenehan bisa dikatakan sempurna, disini para wisatawan tidak hanya bisa menikmati pemandangan alam.

Tidak jauh dari pantai Ngrenehan, terdapat sebuah pantai yang unik dan indah yaitu Pantai Ngobaran. Pantai ini unik karena suasananya seperti berada di Bali. Terdapat sebuah pura yang digunakan umat Hindu beribadah.  Selain itu di sebuah bukit di sisi barat pantai terdapat tempat seperti tempat ibadah yang digunakan oleh penganut kejawen untuk merenung dan bermalam di atas bukit tersebut. Dengan keunikannya ini banyak wisatawan yang mulai berdatangan untuk menikmati deburan ombak samudra yang luar biasa.

Demikian pantai-pantai baru di Gunung Kidul yang bisa menjadi referensi bagi para wisatawan yang ingin merasakan suasa baru saat berlibur di Jogja. Masih banyak tempat-tempat menarik lainnya yang akan kami bahas di artikel selanjutnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Produk-Produk  dari Yogyakarta Yang Mendunia

Produk-Produk  dari Yogyakarta Yang Mendunia

Yogyakarta merupakan kota yang menjadi pusat pendidikan, budaya dan ekonomi di Pulau Jawa. Jadi tidak mengherankan jika kawaasan ini menghasilkan berbagai macam produk yang tidak hanya dikenal secara lokal atau nasional tetapi juga terkenal hingga ke mancanegara. Produk-produk dari Yogyakarta ini diminati oleh para wisatawan sehingga selalu diburu saat sedang berlibur di Yogyakarta. Tidak hanya unik, produk ini juga sangat ikonik dan berkualitas sehingga layak untuk dibeli sebagai oleh-oleh atau untuk dipakai sendiri. Berikut produk-produk asal Yogyakarta yang mendunia:

  1. Dagadu

Jika membicarakan mengenai kaos khas yang berasal dari Yogyakarta maka Dagadu akan mucul di daftar pertama. Dagadu merupakan merk kaos atau t-shirt dari Yogyakarta yang melegenda. Merk ini juga mejadi pelopor dari bisnis kaos ikonik Jogja. Saat ini, Dagadu bertemakan Everything about Djokdja atau semua hal mengenai Jogja, jadi merk ini memotret realita kehidupan di Jogja baik itu artefak, bahasa, budaya, kultur kehidupan, maupun hal-hal sederhana yang ada dikeseharian penduduk Jogja. Karena  kepopulerannya, banyak pedagang yang memalsukannya dengan kualitas dan harga yang dibawah aslinya. Walau barangnya sering dipalsukan, Dagadu masih tetap bertahan karena berhasil menjaga mutu dan kualitasnya bahkan kepopulerannya menyebar hingga ke mancanegara. Jika ingin mencari produk  yang asli Dagadu maka hanya ada dibeberapa tempat yaitu: Posyandu (Pos Layanan Dagadu) di Lower Ground Malioboro Mall, Posyandu 2 di Jl. Pekapalan No. 7 Alun-Alun Utara (sebelah Jogja Gallery) dan Yogyatourium di Jl. Gedongkuning Selatan 128.

  1. Coklat Monggo

Coklat Monggo merupakan coklat asli khas Yogyakarta. Perusahaan Coklat Monggo berdiri pada tahun 2005 yang mana menghasilkan cokelat pralin dan cokelat batangan. Terdapat beberapa varian rasa mulai dari strawberry,  mangga, karamel, durian. Tidak hanya itu perusahan ini juga memproduksi rasa yang diambil dari produk musiman seperti Kurma. Pemilik dan pelopor dari perusahaan coklat ini berasal dari Belgia. Walau begitu Coklat Monggo lebih mengedepankan perpaduan cita rasa tradisonal di setiap produknya. Jika tertarik membeli Coklat Monggo tidaklah sulit karena telah produk ini tersebar di beberapa minimarket di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Jika ingin datang langsung ke pusatnya, bisa datang ke  Jl. Dalem KG III / 978 Kotagede, atau di Jl Tirtodipuran no 10.

  1. Tas Dowa

Produk selanjutnya adalah tas Dowa yang merupakan nama atau merk dari tas rajut berkualitas tinggi yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Merk ini sudah tidak asing lagi di telingga banyak orang khususnya bagi para wanita penyuka fasion. Oleh sebab itu para wisatawan yang memiliki kantong tebal akan mengunjungi tempat untuk membeli tas yang mereka inginkan. Dowa saat ini tidak hanya terkenal di Jogja atau Indonesia saja saja tetapi juga hingga ke mancanegara. Hal tersebut menjadi bukti bahwa orang Yogyakarta juga bisa menciptakan produk-produk berkelas dunia. Jika ingin berkunjung ke Dowa ada 3 outlet cabang yaitu di Hotel Sheraton & Hotel Novotel, dan yang terbaru ada di Jalan Mangkubumi atau tepatnya berada 100 meter tepat di selatan Tugu Jogja. Untuk pusatnya ada di jalan Godean KM 7.

Demikan penjelasan mengenai produk-produk yang berasal dari Yogyakarta yang terkenal hingga ke mancanegara. Masih banyak produk-produk lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat berbelanja di kala berlibur di Yogyakarta.

 

Produk Bakpia Paling Populer di Jogja

Produk Bakpia Paling Populer di Jogja

Jika berwisata ke Jogja rasanya kurang lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas Jogja yaitu bakpia. Bakpia telah menjadi hal yang tidak terpisahkan dari Jogja. Makanan ini selalu diburu oleh wisatawan yang ingin mencicipinya atau membelinya sebagai oleh-oleh. Bakpia merupakan olahan makanan yang terbuat dari campuran berbagai macam isian (kacang hijau, susu, keju, dll) dengan gula yang dibalut dengan kulit yang terbuat dari tepung kemudian dipanggang. Terdapat banyak produk bakpia yang dijual dipasaran. Semuanya memiliki ciri khasnya masing-masing. Di artikel ini kami akan membahas secara singkat mengenai bakpia yang yang populer di Jogja:

  1. Bakpia Patuk 25

Yang pertama adalah Bakpia Patuk 25. Bakpia ini bisa dikatakan sebagai produk bakpia paling populer di Jogja. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya toko Bakpia 25 yang tersebar di penjuru kota ini. Di Bakpia 25, wisatawan bisa membeli berbagai macam bakpia dengan berbagai varian rasa. Selain itu pengunjung juga bisa melihat secara langsung pembuatan bakpia di pabriknya dan jika beruntung bisa membeli bakpia yang masih hangat. Selain menjual bakpia, toko ini juga menjual berbagai macam cemilan khas lainnya yang bisa dibeli dan dinikmati sendiri atau dijadikan oleh-oleh.

  1. Bakpia Kurnia Sari

Saat ini Bakpia Kurnia Sari menjadi bakpia yang paling banyak diburu oleh para wisatawan yang datang ke Jogja. Bakpia ini terkenal dengan kelezatan dan kelembutannya. Selain itu bakpia Kurnia Sari juga memiliki berbagai macam rasa yang bisa dinikmati oleh pembeli. Di Bakpia Kurnia Sari varian rasa yang yang paling terkenal adalah rasa greentea dan juga rasa coklat. Terdapat pula rasa durian dan juga keju. Bakpia ini awet dan bisa bertahan hingga 3 minggu jika disimpan di dalam kulkas.

  1. Bakpia Kencana

Bakpia Kencana sangat unik karena menawarkan konsep open kitchen atau dapur terbuka sehimgga setiap pembeli dapat melihat secara langsung kegiatan di dapur yang sedang memproses pembuatan bakpia produk ini. Walau tokonya tidak sebesar bakpia lainnya dan cukup jauh dari pusat kota namun Bakpia Kencana sangat populer dan diminati oleh para wisatawan. Bakpia Kencana menawarkan 7 varian rasa yaitu susu, cokat ubi, keju, kumbu hitam, kacang hijau, dan crispy. Lokasi Bakpia Kencana berada di SPBU di Jalan Jogja-Magelang KM 23 Salam, Kabupaten Magelang.

  1. Bakpia Merlino

Bakpia Merlino bisa dikatakan sebagai pendatang baru di dunia perbakpiaan Jogja. Sebelum memproduksi bakpia, Toko Merlino merupakan sebuah toko roti yang menjual roti kering dan basah. Pada tahun 2000an baru memproduksi bakpia yang tidak disangka-sangka mendapat respon yang positif karena keunikannya. Bakpia Merliano memliki keunikan dan berbeda dengan bakpia pada umumnya yaitu ukurannya yang mungil. Soal rasa, bakpia ini bisa diadu karena memiliki kulit yang tipis yang menambah kelembutan makanan ini yang tidak kalah dengan produk bakpia lainnya. Varian rasa bakpia ini cukup beragam dan mengikuti perkembangan  jaman, seperti kacang hijau, ubi ungu, coklat, susu, keju, cappuccino, dan green tea. Produk andalannya adalah bakpia green tea dan cappuccino.

Demikan penjelasan singkat mengenai produk bakpia paling populer di Jogja. Masih banyak produk bakpia lainnya yang ada akan kami bahas di lain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan referensi saat berkunjung di Jogja.

 

Menikmati Keindahan Sunset di Candi Ijo

Menikmati Keindahan Sunset di Candi Ijo

Di Jogja, Salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam atau sunset adalah di Candi Ijo. Candi yang terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman ini sejak lama telah menjadi tempat populer bagi masyarakat sekitar atau pun dari luar daerah untuk menyaksikan keindahan matahari terbenam. Lokasinya yang berada di atas bukit membuat pemandangan di kala senja menjadi begitu indah dan luar biasa. Suasana menjadi lebih syahdu karena berada di tengah-tengah candi  peninggalan nenek moyang yang begitu indah dan dramatis.

Candi Ijo sendiri merupakan candi Hindu yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10 hingga 11 pada masa kerajaan Mataram Kuno. Candi ini unik karena Candi Ijo berada di sebuah bukit yaitu Bukit Gumuk Ijo. Oleh kerena itu candi ini dinamai nama sama dengan nama bukit tempat didirikannya candi ini. Candi Ijo sendiri merupakan candi dengan lokasi tertinggi di Jogja yaitu berada di ketinggian 410 dpl. Jadi tidak salah jika pemandangan di tempat ini sangat indah.

Karena lokasinya yang berada di atas sebuah bukit membuat pemandangan di sekitar candi ini tampak begitu indah. Dari atas ketinggian bukit, para pengunjung bisa melihat hamparan dataran rendah di sisi barat candi. Pemandangan alam seperti sawah, perkampungan, tumbuhan, dan lain sebagainya tampak di dari atas. Selain itu Bandara Adi Sucipto tampak jelas dijihat di lokasi ini sehingga wisatawan bisa menyaksikan kegiatan pesawat yang naik turun di bandara. Jika cerah pemandangan Gunung Merapi juga bisa disaksikan dengan jelas.

Pada dasarnya para wisatawan yang datang ke candi ini adalah mereka yang ingin menyaksikan keindahan matahari saat terbenam. Di kala sore banyak wisatawan baik anak muda maupun orang dewasa yang datang ke candi ini agar bisa melihat betapa indahnya pemandangan dikala matahari terbenam. Sebelum menyaksikan terbenamnya matahari mereka bisa menikmati bersantai sembari bangunan-bangunan candi yang ada di kawasan tersebut. Kawasan ini sangat nyaman digunakan untuk bersantai karena telah ditata dengan baik dan juga kebersihannya terjaga.

Saat senja tiba, pemandangan matahari yang berlahan turun ke ufuk barat menjadi sajian utama di Candi Ijo. Para wisatawan biasanya duduk berjejer di sekitaran candi untuk menyaksikan momen indah ini. Siluet-siluet candi yang dihasilkan oleh cahaya matahari menambah keindahan saat menyaksikan momen ini. Oleh karena itu banyak orang yang datang ke candi ini untuk menghabiskan sore mereka dengan kenangan yang indah. Lokasinya berdekatan dengan Tebing Breksi sehingga tidak sulit untuk menuju tempat ini.

Lokasi:

Candi ini terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Transportasi terbaik untuk rombongan besar adalah mengunakan elf. Karena cukup riskan jika mengunakan bus sehingga sewa elf di Jogja lebih dianjurakan.

Tiket Masuk:

Wisatawan hanya akan dikenai retribusi sebesar Rp. 5.000,- per orang.

 

Pantai Ngrenehan, Tempat Terbaik Wisata Keluarga

Pantai Ngrenehan, Tempat Terbaik Wisata Keluarga

Kawasan Saptosari, Gunung Kidul identik kekeringan saat kemarau karena daerah ini merupakan pegunungan kapur yang mana sulit untuk menyimpan air tanah. Walau begitu kawasan ini memiliki tempat-tempat yang indah dan menarik. Tidak banyak wisatawan yang tahu bahwa daerah ini memiliki pantai-pantai yang memikat salah satunya adalah Pantai Ngrenehan. Berlokasi di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, pantai ini menawarkan banyak hal bagi para wisatawam yang datang berkunjung.

Pantai Ngrenehan merupkan tempat yang terbaik untuk berwisata bersama keluarga atau bersama teman-teman. Di sini wisatawan dapat menikmati  lembutnya pasir putih yang membentang di sepanjang pantai serta menyaksikan deburan ombak samudera yang tiada henti menghantam karang. Wisatawan juga bisa bermain air di pinggir pantai atau bahkan berenang di pantai ini karena Pantai Ngrenehan relatif aman untuk kegiatan tersebut. Hal tersebut dikarenakan pantai ini terletak di mulut teluk sehingga ombak samudera tidak langsung menghantam pantai karena terlindungi oleh bukit karang yang mengapit kedua sisi pantai. Para orang tua bisa melihat anak-anaknya bermain pasir atau berenang menikmati segarnya air pantai.

Jika tidak ingin bermain air, wisatawan bisa bersantai sembari menikmati suasana perkampungan pantai yang sederhana. Wisatawan bisa melihatperahu-perahu tradisional yang berjejer rapi di bibir pantai. Wisatawan bisa juga menyaksikan tebing-tebing tinggi yang mengapit kedua sisi pantai. Selain terkenal  dengan keindahan alamnya, pantai Ngrenehan juga terkenal dengan kuliner seafood-nya. Pantai ini merupakan tempat para nelayan menyandarkan perahu-perahunya dan menjual ikan-ikan hasil tangkapan mereka di laut. Karena itu suasana perkampungan nelayan sangat terasa disini.

Jika perut lapar karena aktifitas di pantai, pengunjung bisa memesan makanan ala laut yang lezatdan nikmat. Makanan tersebut akan semakin  lezat jika disantap bersama-sama saat perut sudah lapar. Ditambah lagi dengan suasana pantai yang nyaman membuatsemuanya menjadi sempurna. Kawasan Pantai Ngrenehan saat ini sudah mulai dikenal oleh para wisatawan sehingga banyak yang datang untuk berwisata di pantai ini. Jika telah puas manikmati pantai ini, wisatawan bisa mampir ke Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan yang letaknya berdekatan dengan pantai ini.

Lokasi:

Pantai ini berlokasi di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta

Tiket Masuk:

Untuk tiket masuk wisatawan akan dikenai retribusi sebesar Rp. 5.000,- per orang.

Tips:

  1. Jangan lupa membawa baju ganti.
  2. Pakailah sunblock untuk melindungi kulit dari terik matahari.
  3. Bawa makanan ringan dan air mineral.
Berselancar di Gumuk Pasir Parangkusumo

Berselancar di Gumuk Pasir Parangkusumo

Kabupaten Bantul, Yogyakarta memiliki berbagai macam objek wisata alam yang unik dan mempesona salah satunya adalah Gumuk Pasir Parangkusumo. Bagi wisatawan yang ingin berlibur sembari melihat sesuatu yang unik mereka bisa datang ke tempat ini. Wisatawan bisa menlihat hamparan pasir dan bukit-bukit pasir yang berjejer di tepi laut selatan. Anda tidak perlu bersusah payah merogoh kocek dalam-dalam untuk pergi ke Timur Tengah atau Afrika untuk melihat padang pasir, datang saja ke Jogja tepatnya ini.

Gumuk sendiri merupakan bahasa Jawa yang berarti bukit sehingga gumuk pasir adalah bukit berpasir. Kawasan ini dinamai demikan karena banyak ditemui bukit-bukit berpasir yang sebagian ditutupi oleh ilalang sehingga mirip dengan keadaan di padang pasir. Pasir-pasir tersebut tercipta dari fenomena alam yang terjadi selama ribuan tahun yaitu dimana pasir dari Gunung Merapi yang terbawa oleh aliran sungai Opak dan mengendap di muara sungai kemudian tertiup angin samudera yang kemudian menciptakan fenomena alam ini.

Saat ini, pemerintah daerah dan masyarakat sekitar telah mengelolanya dengan baik sehingga kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo yang dulunya tertutup ilalang telah dibersihkan sehingga menjadi bersih dan menarik. Selain dan fasilitas umum seperti toilet, warung dan sebagainya dibangun untuk membuat nyaman wisatawan yang berkunjung di tempat ini. Di tempat ini yang menjadi daya tarik utama tentu saja pemandangan bukit pasir tersebut. Pengunjung akan merasa berada di sebuah padang pasir yang luas dan tandus jauh.

Pengunjung yang datang pada umumnya singgah ke tempat ini setelah atau sebelum berwisata di Pantai Parangtritis karena lokasinya yang berdekatan sehingga banyak dari mereka yang menyempatkan diri untuk mampir melihat fenomena ini. Gumuk pasir merupakan tempat yang cocok untuk berwisata bersama pasangan atau keluarga dan juga teman. Banyak pengunjung yang menghabiskan waktu mereka di tempat ini dengan berfoto mendokumentasikan kegiatan mereka saat berada di tempat ini karena pemandangannya yang beda dan unik.

Selain itu pengunjung yang menyukai kegiatan ekstrim bisa mencoba serunya berselancar dari atas bukit menuju lembah bukit dengan mengunakan sebuah papan seluncur. Papan seluncur ini bisa isa di sewa ditempat-tempat penyewaan papan selancar ini. Kegiatan ini cukup aman selain itu terdapat sebuah pemandu yang siap memberi bantuan dan masukan mengenai cara berselancar diatas pasir. Ramainya objek wisata ini membuat banyak wisatawan yang sewa bus Jogja  untuk ke tempat ini.

Lokasi:

Gumuk Pasir terletak di Jl. Gumuk Pasir, Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55772

Tiket:

Untuk tiket masuk dikenai retribusi Rp.5000,- per orang.

Tips:

  1. Gunakan sunblock untuk melindungi kulit dari terik matahari.
  2. Bawa penutup kepala seperti topi.
  3. Bawa baju bersih jika tertarik untuk berselancar di Gumuk Pasir.
  4. Bawa air mineral.
Jenis-Jenis Bus Pariwisata di Jogja

Jenis-Jenis Bus Pariwisata di Jogja

Setiap harinya banyak bus-bus pariwisata yang hilir mudik di jalanan Jogja. Berbagai macam jenis bus dari berbagai ukuran hadir untuk mengantar para wisatawan ke lokasi yang mereka inginkan. Pada dasarnya bus parawisata di Jogja atau Indonesia dibagi menjadi 3 ukuran yaitu: mini bus, medium bus dan big bus. Kesemuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apa saja jenis-jenis bus pariwisata yang sering dipakai oleh jasa oleh pengusaha jasa transportasi di Jogja? Berikut penjelasan singkat dari kami:

  1. Mini Bus

Jenis bus pertama adalah mini bus. Bus pariwisata jenis ini memiliki dimensi (501,5cmx305cmx169,5cm). Dengan ukurannya yang kecil maka bus ini mampu menampung penumpang 21-25 penumpang dewasa. Mini bus biasanya didesign untuk angkutan eksekutif dan lebih mementingkan kenyamanan para penumpangnya. Dengan ukurannya yang tidak besar maka akan mempermudah menjangkau setiap objek wisata yang ada di Jogja. Bus jenis ini juga memiliki tarif sewa yang murah dibandingkan dengan jenis bus lainnya. Bagi wisatawan yang rombongannya berjumlah 21-25 orang bisa menyewa bus jenis ini karena lebih irit biasa sewa dan juga nyaman.

  1. Medium Bus

Jenis bus selanjutnya adalah medium bus. Sesuai dengan namanya bus jenis ini berukuran lebih besar deri pada mini bus. Medium bus pada umumnya memiliki ukuran 779cm x 260cm x 225cm. Dengan ukuran yang lebih besar dibanding mini bus, otomastis bus ini bisa menampung lebih banyak orang yaitu antara 31-33 penumpang dewasa. Walau berukuran sedang bus ini mampu menjangkau beberapa objek wisata di Jogja yang akses jalannya cukup sempit. Untuk tarif sewa, tentu saja lebih mahal jika dibandingkan dengan mini bus. Namun jika rombongan Anda berjumlah 30an sebaiknya menyewa bus jenis ini karena lebih nyanam dan aman.

  1. Big Bus

Jenis bus yang terakir adalah big bus. Bus ini berukuran paling besar di antara bus-bus lainnya. Bus dengan ukuran 1211,4cm x 246cm x 287,7cm ini mampu menampung penumpang hingga 50 orang. Dengan jumlah yang bisa ditampung maka bus jenis ini cocok untuk dipakai oleh rombongan besar hingga 50 orang. Kekurangan dari bus jenis ini adalah sulit untuk mengakses tempat-tempat wisata yang jalannya sempit seperti Kebun Buah Mangunan atau Gunung Purba Nganggeran.

Demikanlah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis bus pariwisata yang biasa digunakan oleh pengusaha transportasi di Jogja. Semoga penjelasan kami di atas bisa berguna dan bisa menjadi tambahan referensi bagi Anda saat akan sewa bus murah di Jogja.

Pengusaha Transportasi Bus Pariwisata Terkenal di Jogja

Pengusaha Transportasi Bus Pariwisata Terkenal di Jogja

Berkembangnya pariwisata di Jogja membuat banyak pengusaha jasa transportasi sewa bus pariwisata yang hadir di Jogja. Banyaknya wisatawan yang datang ke Jogja baik dalam rombongan sedang atau besar tentu saja membutuhkan kendaraan yang mampu menampung mereka semua. Perusahaan-perusahaan bus tersebut pun hadir dan menawarkan berbagai macam bus dari berbagai ukuran dari mini bus, medium bus hingga big bus. Dengan segala keungulannya mereka mencoba memberikan pelayanan terbaik bagi para wisatawan. Apa saja perusahaan jasa sewa bus pariwisata yang sering dipakai oleh wisatawan saat berwisata di Jogja? Berikut penjelasan singkat dari kami yang bisa menjadi referensi saat akan sewa bus di Jogja:

  1. Panorama

Panorama Tours Jogja adalah salah satu operator jasa tour & travel serta sewa bus pariwisata di yogyakarta. Perusahaan ini merupakan salah satu veteran dalam bisnis sewa bus kareana mulai beroperasi sejak 1993. Soal pengalaman, panorama sudah tidak diragukan lagi. Berbagai jenis bus tersedia di Panorama. Oleh sebab itu banyak sekali yang menyewa bus dari perusahaan ini. Keunggulan dari Panorama antara lain: menyediakan armada baru, service excellent untuk para pelangan, mengutamakan safety. Ciri khas dari Panorama adalah busnya yang berwarna orange sehingga tampak segar dipandang.

  1. Wayang

Pengusaha jasa sewa bus selanjutnya adalah PO Wayang. Wayang merupakan salah satu jasa sewa bus yang terkenal d Jogja. PO ini sangat unik karena bus mereka sangat etnik dan indah. Setiap bus mereka diberi gambar tokoh wayang dengan lukisan batik di bodinya sehingga tampak indah dan beda dengan bus lainnya. Produk unggulan dari Wayang antara lain: menyediakan sewa bus pariwisata dengan semua armada Baru dan memiliki kapasitas 31 seat, sewa bus pariwisata dengan pengemudi dan crew yang ramah, sopan dan mengerti akan kebutuhan perjalanan para wisatawa, menyediakan sewa bus pariwisata dengan armada bus yang bernuansa Khas Klasik Jawa

  1. White Horse

Pengusa bus pariwisata selanjutnya adalah White Horse. Perusahaan ini memiliki reputasi yang tidak kalah dibandingkan dengan penyedia jasa sewa bus lainnya. Dengan armadanya yang baik dan kuat membuat banyak pihak yang menyewa bud di White Horse. Armada mereka pun dianggap salah satu yang terbaik di Jogja. Dengan warna silver pada bus-busnya, White Horse sangat terkenal tidak hanya di Jogja tetapi juga di daerah lain.

Demikanlah penjelasan singkat mengenai perusahaan bus pariwisata yang biasa digunakan oleh oleh para wisatawan yang berlibur di Jogja. Masih banyak perusahaan bus pariwiwsata lainnya yang akan kami bahas di kemudian hari. Semoga penjelasan kami di atas bisa berguna dan bisa menjadi tambahan referensi bagi Anda saat akan menyewa kendaraan jenis ini.

Menikmati Budaya Jawa di Kraton Yogyakarta

Menikmati Budaya Jawa di Kraton Yogyakarta

Sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, Kraton Yogyakarta adalah sebuah etalase dari perkembangan budaya Jawa yang ada di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Didirikan pada tahun 1755 setelah adanya Perjanjian Giyanti, kraton ini masih tetap berdiri kokoh hingga sekarang dan masih menjadi simbol bagi masyarakat Yogyakarta walaupun telah bergabung dengan Republik Indonesia pada tahun 1950.

Sejarah

Kraton Yogyakarta merupakan tempat tinggal raja-raja Yogyakarta dari generasi ke generasi yang dimulai dari Sri Sultan Hamengkubuwono I hingga Sri Sultan Hamengkubuwono X yang saat ini memimpin Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh kareana itu nuasa etnik sangat terasa di kawsan ini. Saat ini, selain sebagai tempat tinggal keluarga raja, kraton juga dimanfaatkan sebagai objek wisata budaya yang mana ratusan bahkan ribuan wisatawan datang untuk menyaksikan bagian dalam kraton yang menawarkan berbagai macam hal seperti arsitektur maupun barang-barang koleksi kerajaan yang disimpan dan dirawat dengan sangat baik serta kehidupan para abdi dalem di dalamnya.

Bagian Keraton

Untuk memasuki kawasan kraton, wisatawan hanya perlu membayar tiket sebesar Rp. 7000,- Di dalam kraton, para penggunjung dapat berkeliling melihat berbagai macam bangunan-bangunan khas Jawa yang mayoritas terbuat dari kayu dan berusia ratusan tahun. Kawasan pertama dari kraton adalah Komplek Sri Manganti, di sini terdapat sebuah sekat yang berhiasankan Makara Raksasa. Di komplek ini terdapat dua buah bangsal yaitu Bangsal Sri Manganti yang difungsikan sebagai tempat pergelaran kebudayaan kraton berupa wayang kulit, tari, mocopat dan sebagaianya. Pergelaran tersebut bergantian setiap harinya. Bangsal selanjutnya adalah Bangsal Traju Mas yang digunakan untuk menyimpan benda pusaka berupa satu set gamelan yang telah berusia ratusan tahun.

Melangkah ke komplek selanjutnya terdapat Kedhaton. Kompleks ini adalah inti dari kraton yang mana dibagi menjadi tiga bagian halaman. Bagian pertama adalah Pelataran Kedhaton yang merupakan tempat tinggal sang Sultan. Selanjutnya terdapat Keputren yang merupakan kediaman istri (para istri) dan para puteri Sultan. Bagian terakhir adalah Kesatriyan, merupakan tempat bagi putra-putra Sultan. Di komplek ini tidak semuanya dibuka untuk umum karena masih digunakan oleh sultan beserta keluarga beliau.

Di komplek ini juga terdapat beberapa buah Bangsal Kencono yang merupakan balairung utama istana. Di bangsal inilah dilaksanakan berbagai upacara besar untuk keluarga kerajaan di samping untuk upacara kenegaraan. Di keempat sisi bangunan ini terdapat Tratag Bangsal Kencana yang dahulu digunakan untuk latihan menari.

Selain itu terdapat-ruangan-ruangan lainnya yang saat ini telah difungsikan sebagai museum yang menyimpat koleksi-koleksi kerajaan dari masa ke masa termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan. Dari segi arsitektur, Kraton Yogyakarta merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik sehingga wisatawan harus ke tempat ini saat tour ke Jogja.

3 Tempat Belanja Terkenal di Yogyakarta

3 Tempat Belanja Terkenal di Yogyakarta

Seperti daerah lainnya di Indonesia, Yogyakarta juga memiliki kawasan belanja yang tekenal dan selalu ramai dikunjungi oleh para pelancong dari berbagai daerah di Indonesia. Di kawasan ini para wisatawan bisa menemui berbagai macam barang dagangan khas Yogyakarta dari yang harganya murah meriah hingga harganya selangit tergantung jenis dan kualitas barang yang ada. Tempat-tempat tersebut antara lain: Malioboro, Pasar Beringharjo, Pasar Klitikan, Pasar Seni Gabusan dan masih banyak lainnya. Berikut penjelasan singkat mengenai tempat-tempat yang biasanya diserbu oleh para pelancong yang bisa menjadi referensi paket wisata murah di Jogja.

  1. Malioboro

Jalan atau Kawasan Malioboro adalah salah satu pusat keramaian dan bisnis Kota Yogyakarta. Tempat ini merupakan destinasi yang harus dikunjungi para wisatawan karena banyak sekali hal menarik yang bisa ditemui di kawasan ini. Banyak wisatawan yang menikmati kegiatan berjalan sepanjang beberapa kilometer untuk menikmati kawasan ini. Bagi wisatawan yang hobi belanja, Malioboro adalah surganya. Berbagai macam barang dagangan ditawarkan di sepanjang jalan. Berbagai macam toko berderat disepanjang  jalan menawarkan produk-produknya. Kawasan ini juga diramaikan oleh pedagang asongan dan kaki lima yang berjualan di pinggir trotoar. Wisatawan bebas memilih barang-barang yag ingin di beli atau sekedar melihat-lihat saja.

  1. Pasar Beringharjo

Tempat belanja terkenal selanjutnya dalah Pasar Beringharjo yang merupakan pasar tertua dan terbesar di Yogyakarta. Di pasara ini ratusan bahkan ribuan pedagang menjual berbagai barang dagangan mereka. Setiap harinya juga ribuan pembeli datang dan membeli bahkan memborong barang-barang yang ada di pasar ini. Di Pasar Beringharjo terdapat berbagai macam barang sehingga wisatawan bisa memilih berbagai macam barang dagangan yang diinginkan. Di bagian depan pasar, tepatnya di depan pintu masuk wisatawan dapat membeli makanan khas Yogyakarta seperti pecel, es dawet dan lain sebagainya. Memasuki dalam pasar maka akan terlihat los-los pedangang batik yang berjejer di sepanjang lorong. Beraneka macam batik dengan harga yang bervariasi bisa di temui dan bisa dibeli di tempat ini. Lebih kedalam, terdapat berbagai pedagang aksesoris dan juga tas khas Yogyakarta. Jika ingin mencari kaos, bisa didapatkan di lantai dua yang menjadi pusat pedagang kaos khas Yogyakarta.

  1. Pasar Klitikan

Pasar Klitikan sebenarnya tidak berbeda dengan pasar-pasar kebanyakan hanya yang membedakannya adalah barang-barang yang diperdagankan di pasar ini unik dan berbeda dari pasar kebanyakan. Di pasar ini barang yang diperdagangan rata-rata merupakan barang bekas atau barang antik, jadi bisa dikatakan pasar ini adalah pusatnya barang bekas di Yogyakarta. Di pasar ini para pemburu barang antik bisa mencari berbagai macam benda-benda antik seperti lensa, kamera, kaset, handphone, piringan hitam, jam, dan lain sebagainya. Selain itu tempat ini juga menjual berbagai macam onderdil kendaraan baik bekas maupun baru. Helm bekas juga dijual di sini. Selain itu dibagian belakang pasar, banyak pedagang pakaian bekas maupun baru.

Demikan penjelasan mengenai kawasan belanja paling populer di Yogyakarta. Masih banyak tempat-tempat populer lainnya yang akan kami bahas dilain kesempatan. Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan informasi dan juga referensi bagi Anda semua saat berbelanja di kala berlibur di Yogyakarta.